Tampilkan postingan dengan label SALAMKU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SALAMKU. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 September 2012

MENGERJAKAN TUGAS YANG BAIK ADALAH YANG SELESAI


DI SEKITAR KITA
Terkadang banyak orang terlalu lama berpikir, merancang dan membayangkan untuk menciptakan suatu pekerjaan dan hasil yang ideal (versi mereka), hebat dan sempurna. Tetapi mereka sendiri lupa bahwa mereka hidup dalam kenyataan yang serba terbatas. Waktu terbatas, tempat terbatas, tenaga, pikiran dan apalagi uang juga terbatas, bahkan sangat terbatas.

CONTOH KASUS
Sekedar contoh, seorang pemuda yang saat ini berusia dua puluhan tahun mungkin berencana lima tahun lagi menikah dengan seorang gadis dengan kriteria ideal (versi dia), misal: berpendidikan tinggi dan berpostur proporsional. Sebelum merealisasikan rencananya ia bertemu dan sharing dengan orang lain yang sudah berkeluarga. Ia pun segera menambahkan kriteria lagi untuk calon istrinya sebagai hasil saringnya, misalnya:  harus patuh pada Tuhan dan suami. Kemudian dia beberapa hari berikutnya bertemu orang lain tambah kriteria lagi misal harus keturunan orang yang baik pula agar anak turunnya nanti juga menjadi orang baik. Demikian dari hari ke hari ia selalu menyempurnakan kriteria calon istri.
Bisakah ia mewujudkan kriteria ideal tersebut?

BENARKAH?
Kita tak perlu menjawab pertanyaan di atas melainkan kita mencoba mawas diri agar kita tidak menjadi seperti orang-orang terdahulu yang memperbanyak pertanyaan ketika diberi sebuah tugas sehingga justru diperberat dalam tugasnya. Kita melawan idealisme yang membuat kita terbelenggu dalam kemandekan aktivitas dengan menggunakan senjata kata bijak: "belajar sepanjang hayat". Salah adalah hal biasa selama kita masih seorang manusia. Takut salah adalah mengingkari hakikat manusia yang Allah ciptakan dalam kondisi lemah sehingga tak lepas dari salah. Di dunia ini tak akan pernah ada kebaikan yang sempurna dan tak ada kenikmatan yang terpuncak, melainkan semuanya ada batasnya. Yang terpenting,  kesalahan bukan untuk ditakuti melainkan diperbaiki karena kita ingin setiap waktu adalah kesempatan untuk belajar. Sesunggguhnya tak ada yang sempurna melainkan Dia, Allah Yang Maha Kuasa.


IDEALIS YANG REALIS
Maka, setiap ada tugas kita berusaha kerjakan menurut batas-batas kemampuan manusiawi, batas waktu, batas tenaga, pikiran, dana dll. Adapun hasilnya, kita bukanlah sang penentu. Kita pasrahkan dengan doa kepada yang Maha Kuasa agar memberi kebaikan dalam tugas kita. Memang mengerjakan tugas sebaik-baiknya itu semestinya tetapi tugas selesai itu lebih sering dibutuhkan dan dinantikan.  Mari, jangan diam merenung saja melainkan angkat kaki segera melangkah semampu kita menuju masa depan yang semakin sempurna.


(ide dari pak DYP)

Senin, 19 Desember 2011

BOROBUDUR DAN KIAMAT


Kalau ini sih gambar Borobudur berlatar depan pramuka dan para pembina serta wisdom
 

Kiamat Terjadi 20 Desember 2012 Menurut Candi Borobudur


Jumlah stupa, bentuk serta pola konstruksi bangunan Borobudur jika dikalkulasikan akan menghasilkan kode 20-12-2012.

Teori kiamat yang akan terjadi 2012 masih menjadi misteri. Setelah versi Suku Maya memprediksi bumi akan hancur pada Desember 2012, seorang pakar dari Indonesia juga memiliki versi yang sama dengan menggunakan Candi Borobudur sebagai objek untuk menguatkan teorinya.

Sebuah video yang di-upload ke YouTube mengatakan bahwa Candi Borobudur menyimpan bukti jika kiamat akan terjadi pada 20 Desember 2012. Video ini diunggah oleh akun bernama Laode Masykur (LD Masykur).

Video yang berjudul "Bukti 1 Kiamat 2012" itu menjelaskan bahwa arti dari jumlah stupa, bentuk serta pola konstruksi bangunan Candi Borobudur, jika dikalkulasikan akan menghasilkan kode "20-12-2012". Kode itu banyak diramalkan sebagai hari kiamat bumi.

Video tersebut di-upload melalui YouTube sejak 10 Desember 2010 lalu. Sampai saat ini, video itu telah dilihat sebanyak 141.134 kali, 23 menyukainya dan 306 tidak suka. Dilihat dari profil YouTube-nya, pemilik akun atas nama Masykur itu memiliki latar pendidikan di Universitas Indonesia (UI), Universitas Hasanudin (Unhas) dan Institut Teknologi Bandung (ITB).

Nah, Pembaca  itulah salah satu contoh berita atau isu mengenai kiamat yang dapat dibaca di :
http://www.beritasatu.com/hiburan/19646-kiamat-terjadi-20-desember-2012-menurut-candi-borobudur.html

.
Ya, satu tahun lagi menurut tulisan itu akan terjadi kiamat. Ramalan??? Percaya? Tak usah, namun siap-siap harus selalu. Mengapa??? Karena sesungguhnya kiamat itu tak ada yang tahu kapan terjadinya kecuali hanya Allah saja. Yang lebih penting adalah bagaimana sejauh mana kita menyiapkan diri menghadapi kiamat mini alias kematian kita.Sesungguhnya Allah selalu memberi kita peringatan tentang kemungkinan datangnya kematian kita. Salah satunya adalah melalui peristiwa kematian seorang manusia, atau kematian suatu tanaman, atau seekor binatang. Setiap makhluk yang bernyawa pasti akan merasakan mati.

1 Januari 2012 tinggal beberapa hari lagi. Umumnya orang bergembira menyambutnya, Okelah kalau penyambutan itu sebagai ungkapan bersyukur masih diberi kesempatan mencari bekal persiapan sewaktu-waktu dijemput maut kemudian diikuti dengan berbagai langkah perbaikan diri. Namun tak sedikit yang justru terjebak dan terjerumus dalam penistaan diri. Penistaan yang semakin lama semakin "berkualitas" karena didukung kemajuan teknologi dan semakin berpotensi menjatuhkan martabat manusia di hadapan Pencipyanya. Maka, marilah kita camkan sebuah kata bijak yang mengingatkan bahwa: "Tidak datang suatu tahun kecuali tahun sesudahnya adalah lebih jelek dari pada tahun (sebelumnya) itu".

Kiamat sewaktu-waktu datang, berarti pasti sudah dekat, sudahkah kita semakin dekat dengan Allah???

Rabu, 16 Maret 2011

SABAR YA SUBUR

Hijau hutan semakin tergunduli dan ozon semakin terkikis dan menipis. Badan gerah terasa semakin resah oleh hiruk pikuk kendaraan berlalu lintas dan lalu lalang manusia beraktivitas. Betapa saat ini kita merindukan taman istirahat yang sejuk dan kebun buah yang subur.
Denyut nadi kehidupan semakin kencang dipicu ambisi dunia yang membuat orang semakin tega membabat. Membabat alam dan sesama manusia. Panas di bumi dan panas di hati. Ketika kegagalan terjadi, maka siapa lagi yang kita salahkan kalau bukan orang lain, karena kita semakin tak mengenali sekaligus menguasai diri sendiri. Kita semakin mudah menghakimi orang lain, bukan diri sendiri. Maaf semakin menjadi barang yang sangat mahal dan ampun semakin tak dikenal karena terpenjara oleh panas keangkuhan.
Hanya orang yang  Allah beri petunjuk bisa sabar, bisa menjadi pemaaf dan pengampun. Dan hanya orang-orang yang sabar yang bisa menjumpai taman indah dan kebun yang subur dan abadi. Dengan ridha-Nya sabar bisa menjadi subur.
Ya Allah tuangkanlah kesabaran pada kami....